Jumat, 05 Juni 2009

HIPO. .

HIPO (Hierarchy Plus Input-Proses-Output)
- Merupakan metodologi yang dikembangkan dan didukung oleh IBM.
- Sebenarnya merupakan alat dokumentasi program.
- Sekarang banyak digunakan sebagai alat disain dan teknik dokumentasi dalam
siklus pengembangan sistem
- Berbasis pada fungsi, yaitu tiap-tiap modul didalam sistem digambarkan oleh
fungsi utamanya

Sasaran HIPO
1. Untuk menyediakan suatu struktur guna memahami fungsi-fungsi dari sistem
2. Untuk lebih menekankan fungsi-fungsi yang harus diselesaikan oleh program,
bukannya menunjukkan perintah-perintah program yang digunakan untuk
melaksanakan fungsi tersebut
3. Untuk menyediakan penjelasan yang jelas dari input yang harus digunakan dan
output yang harus dihasilkan oleh masing-masing fungsi pada tiap-tiap tingkatan
dari diagram-diagram HIPO
4. Untuk menyediakan output yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan
pemakai

Variasi dari Diagram HIPO
- VTOC dari paket HIPO disebut juga dengan hierarchy diagram atau hierarchy
chart.
- Overview diagram dan detail diagram dari paket HIPO sering disebut sebagai IPO
- hierarchy chart �� sebagai pengganti dapat pula digunakan bagan terstruktur
(structure chart) utk menggambarkan fungsi-fungsi dari sistem secara berjenjang
- Input dan Output utk diagram IPO dapat dilihat dari bagan terstrukturnya dan
Proses di diagram IPO dapat digambarkan dengan menggunakan structured
english atau pseudocode

KaMus Data

Kamus data adalah suatu daftar data elemen yang terorganisir dengan definisi yang tetap dan sesuai dengan sistem, sehingga user dan analis sistem mempunyai pengertian yang sama tentang input, output, dan komponen data strore.
Kamus data ini sangat membantu analis sistem dalam mendefinisikan data yang mengalir di dalam sistem, sehingga pendefinisian data itu dapat dilakukan dengan lengkap dan terstruktur. Pembentukan kamus data dilaksanakan dalam tahap analisis dan perancangan suatu sistem.
Pada tahap analisis, kamus data merupakan alat komunikasi antara user dan analis sistem tentang data yang mengalir di dalam sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh user. Sementara itu, pada tahap perancangan sistem kamus data digunakan untuk merancang input, laporan dan database.
Pembentukan kamus data didasarkan atas alur data yang terdapat pada DFD. Alur data pada DFD ini bersifat global, dalam arti hanya menunjukan nama alur datanya tanpa menunjukan struktur dari alur data itu. Untuk menunjukan struktur dari alur data secara terinci maka dibentuklah kamus data yang didasarkan pada alur data di dalam DFD.